Baiti kurnia sari
Minggu, 13 Mei 2012
Langkah-langkah pengembangan pertanian berkelanjutan
Dalam mengembangkan pertanian berkelanjutan ini, ada beberapa langklah yang harus ditempuh, antara lain : 1. Sudah saatnya, para petani beralih kesistem budi daya alami dan menjamin keterlanjutan fungsi sumber daya tanah, dan aman bagi lingkungan dan memberikan peluang peningkatan kedudukan sosial ekonomi para petani. 2. Para petani uga perlu, menghidupkan kembali teknik-teknik bercocok tanam yang sudah dikenal para petani secara turun temurun, contohnya seperti, teknik pemanfaatan pupuk hijau, kombinasi pupuk kandang dan pupuk hijau, atau pupuk kompos. 3. Penyediaan pupuk hijau juga bisa diatur melalui pergiliran tanaman, seperti tanaman kedelai atau kacang tanah. Dengan cara ini, selain memperoleh pupuk hijau, para petani juga bisa mendapat panenan komoditas yang berharga… 4. Di daerah-daerah yang merupakan sentra peternakan sapi atau ayam, penggunaan pupuk kandang, bisa dipadukan dengan program pemupukan yang biasa dilakukan oleh para petani. 5. Sedangkan di daerah-daerah yang dekat dengan pusat agroindustri, seperti pabrik tebu, pabrik tahu, alkohol, bumbu masak, dll, limbah yang dihasilkan oleh pabrik tersebut, bisa dimanfaatkan sebagai sumber pupuk organic loh…. limbah merupakan persoalan lingkungan yang cukup rumit, tapi, limbah dari agroindustri bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organic kan…. 6. Tanpa harus menunggu, sebelum melangkah lebih jauh pada pengembangan pertanian ini, pupuk kimia harus sudah bisa diminimalkan,. Semua langkah-langkah diatas, memerlukan dukungan pembaharuan konsep dan kebijakan pembangunan pertanian nasional,. Dalam pengembangan pertanian berkelanjutan ini, mungkin masih akan mendapatkan tantangan berat kalau menyangkut tanaman pangan… Tapi….. bukan sebuah masalah,,, kalau para petani ingin mencoba,, karena peduli dengan lingkungan hidup kita,,,, Selamat mencoba…………. Sumber: Buku Pertanian Organik Menuju Pertanian Alternatif dan Berkelanjutan…
TUJUAN SISTEM PERTANIAN BERKELANJUTAN
Pernah ada sebuah strategi yang diterapkan melalui program “REVOLUSI HIJAU” pada tahun enampuluhan, yaitu dengan meningkatkan produksi pangan akibat terjadinya kerawanan pangan dan kelaparan yang melanda negara-negara di kawasan Asia dan Afrika. Strategi ini, diterapkan untuk mengubah kondisi lingkungan untuk mendukung peningkatan produksi, tapi sayangnya, strategi ini sama sekali tidak mempedulikan kondisi lingkungan yang ada,. Sistem pertanian yang spesifik terhadap lokasi pertanian itu, bertujuan untuk meningkatkan atau mempertahankan produktifitas tanah sesuai dengan kondisi tanah itu, dan dilandasi dengan masukan teknologi rendah, dan sekaligus mempertahankan atau memperbaiki keseimbangan ekosistem. Sumber: Buku Pertanian Organik Menuju Pertanian Alternatif dan Berkelajutan
PRINSIP DASAR PERTANIAN BERWAWASAN LINGKUNGAN/BERKELANJUTAN
Dalam pertanian berwawasan lingkungan atau berkelanjutan ini, memiliki beberapa prinsip antara lain :
1. Melalui pertanian ini, harus dapat menghasilkan makanan dengan kualitas nutrisi yang tinggi dan dalam jumlah yang cukup
2. Melaksanakan interaksi yang bersifat alami dan daur-ulang yang alami yang dapat mendukung semua bentuk kehidupan yang ada
3. Memelihara dan meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan
4. Membatasi terjadinya bentuk pencemaran akibat kegiatan pertanian
Sumber: Buku Pertanian Organik Menuju Pertanian Alternatif Dan Berkelanjutan
CIRI-CIRI PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN
Ciri-ciri pertanian berkelanjuatan dan berwawasan lingkungan adalah: 1. mampu meningkatkan produksi pertanian dan menjamin keamanan pangan dalam negeri 2. mampu menghasilkan pangan yang terbeli dengan kualitas gizi yang tinggi serta menekan atau meminimalkan kandungan bahan-bahan pencenmar kimia maupun bakteri yang membahayakan 3. tidak mengurangi dan merusak kesuburan tanah, tidak meningkatkan erosi, dan menekan ketergantungan pada SDA yang tidak terbarukan 4. mapu mendukung dan menopang kehidupan masyarakat pedesaan dengan meningkatkan kesempatan kerja, menyediakan kehidupan yang layak, dan mantap bagi para petani 5. tidak membahayakan bagi kesehatan masyarakat yang bekerja atau hidup dilingkungan pertanian dan bagi yang mengkonsumsi hasil-hasil pertanian 6. melestarikan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di lahan pertanian dan pedesaan serta melestarikan SDA dan keragaman hayati. Sumber: Buku Pertanian Organik Menuju Pertanian Alternatif dan Berkelanjutan
KONSEP PERTANIAN BERKELANJUTAN
Konsep pengembangan pertanian berkelanjutan itu, sangatlah luas, tidak mungkain kan,, begitu saja dilaksanakan tanpa didukung oleh para petani, ilmuwan, pemerintah, bahkan politikus. Bagaimanapun juga, arah kebijakan pembangunan pertanian sangatlah luas dan tergantung dari minat pemerintah, untuk mendukung suatu sistem pembangunan pertanian.
Dalam rangka mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan, maka diperlukan inventarisasi teknologi pertanian alternetif yang mampu mempertahankan dan meningkatakan produksi, tidak menyebabkan dampak terhadap lingkungan, mampu mengkonservasi dan mempertahankan produktivitas lahan, secara ekonomi menguntungkan dan secara sosial budaya dapat dilaksanakan oleh para petani.
Pengertian umum yang digunakan untuk memahami pertanian berkelanjutan. Saat ini subdah sangat banyak, seperti, setiap prinsip, metode, praktek, dan falsafah yang bertujuan agar pertanian layak dan menguntungkan secara ekonomi, secara ekologi, dan dapat dipertanggungjawabkan secara sosial, dapat diterima, berkeadilan, dan secara budaya sesuai dengan kondisi setempat, serta menggunakan pendekatan yang alami.
Langganan:
Komentar (Atom)






